Ikhwan, ada tips nih, Tips bagus untuk memilih pasangan :
"Pilih pasangan dari wanita sederhana, yang alisnya asli, yang ga luntur kalo dipake wudhu berkali-kali" Hehe
Jangan terlalu serius ya,Dan tentunya mencari pasangan bukanlah hal mudah, yang bukan hanya ditentukan dari penampilah fisik semata. Rasulullah SAW menganjurkan kita memilih pasangan (wanita) dari 4 perkara, harta, keturunan, kecantikan dan agama. Dan pilih mereka karena agamanya, Insya Allah akan bahagia dunia dan akhirat
Abu Hurairah Radiyallahu ‘anhu mengkhabarkan dari Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda :
“Wanita itu dinikahi karena 4 perkara. Karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan karena agamanya. Pilihlah wanita yang memiliki agama, engkau akan bahagia.” HR. Bukhari dan Muslim
Semoga sahabat semua yang belum Allah takdirkan bertemu pasangannya. Bisa disegerakan dan dimudahkan, agar bisa merajut cinta dan kasih sayang yang bernilai ibadah melalui pernikahan yang Allah ridhoi. Aamiin...
testes
Minggu, 19 Februari 2017
Buat Para Lelaki Wajib Baca !!! Pilihlah Pasangan dari Wanita Sederhana,,,Yang Alisnya Asli dan Tidak Luntur Dipake Wudhu...Yang Setuju Share Ya...!!!
Info Penting !!! Sujud Seperti Ini Bisa Membatalkan Shalat!! Sia-Sia Amal Pahala Shalat Kita - Bantu Share | Tausiah Islam
Sujud merupakan salah satu gerakan wajib yang harus dilakukan ketika salat. Inilah salah satu bentuk ketaatan seorang hamba, dengan jalan merendahkan diri-Nya di hadapan Allah SWT.
Selain menjadi rukun salat, sujud juga memiliki manfaat menakjubkan jika dikaji dari segi medis. Posisi ini menyebabkan darah akan kaya oksigen dan bisa mengalir maksimal ke otak, sehingga berpengaruh terhadap daya pikir seseorang.
Seperti gerakan salat lainnya, bersujud juga memiliki aturan tersendiri. Jika salah dalam gerakannya maka akan menyebabkan batal dan tidak sah nya salat seseorang. Lantas seperti apa sujud yang benar dan sujud yang membatalkan salat? Berikut ulasannya.
Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘anhu pernah mengatakan: Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam diperintahkan untuk melakukan sujud dengan bertumpu pada 7 anggota badan. (HR. Bukhari dan Muslim).
Selain riwayat tersebut, hadist riwayat Bukhari dari Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda:
“Aku diperintahkan untuk bersujud dengan bertumpu pada tujuh anggota badan: dahi dan beliau berisyarat dengan menyentuhkan tangan ke hidung beliau, dua telapak tangan, dua lutut, dan ujung-ujung dua kaki…” (HR. Bukhari dan Muslim).
Dari keterangan di atas terdapat tujuh anggota tubuh yang terlibat saat seseorang melaksanakan sujud. Anggota tubuh tersebut antara lain, dahi dan mencakup hidung, dua telapak tangan, lutut dan dua ujung kaki.
Sujud yang salah mungkin sering dilakukan seorang muslim ketika salat. Hal ini terjadi karena ketidaktahuan dan membutuhkan pencerahan.
Tidak dipungkiri bahwa dalam salat ada orang-orang yang hanya menempelkan dahinya saja ke tanah atau lantai ketika bersujud. Cara tersebut salah karena Nabi Muhammad SAW mengajarkan umatnya untuk menempelkan dahi dan hidung ketika sujud. Hal ini berdasarkan dua hadist Rasulullah SAW berikut.
“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menempelkan dahi dan hidungnya ke lantai…” (HR. Abu Daud, Turmudzi dan dishahihkan Al Albani dalam Sifat Shalat, Hal. 141)
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak ada shalat bagi orang yang tidak menempelkan hidungnya ke tanah, sebagaimana dia menempelkan dahinya ke tanah.” (HR. Ad Daruqutni dan At Thabrani dan dishahihkan Al Albani dalam Sifat Shalat, Hal. 142).
An-Nawawi mengatakan, “Untuk anggota sujud dua tangan, dua lutut, dan dua ujung kaki, apakah wajib sujud dengan menempelkan kedua anggota badan yang berpasangan itu? Ada dua pendapat Imam ‘alaihis salam-Syafii. Pendapat pertama, tidak wajib. Namun sunah muakkad (yang ditekankan). Pendapat kedua, hukumya wajib. Dan ini pendapat yang benar, dan yang dinilai kuat oleh as-Syafi’i Rahimahullah. Karena itu, jika ada salah satu anggota sujud yang tidak ditempelkan, shalatnya tidak sah.” (al-Majmu’, 4/208).
Sementara itu Dr. Sholeh al-Fauzan menjelaskan dua rincian untuk orang dalam bersujud. Jika seseorang tidak menempelkan tujuh anggota tubuhnya karena udzur yang menghalanginya, maka tidak ada masalah baginya untuk melakukan sujud dengan bertumpu pada anggota sujud yang bisa dia letakkan di tanah. Sedangkan anggota sujud yang tidak mampu dia letakkan, menjadi udzur baginya.
Akan tetapi ini tidak berlaku terhadap orang-orang yang masih sehat dan tanpa ada udzur yang diizinkan syariat, jika tidak meletakkan 7 anggota sujudnya, maka shalatnya tidak sah. Karena dia mengurangi salah satu rukun shalat, yaitu sujud di atas 7 anggota sujud.
Lalu bagaimana dengan wanita yang memakai mukena sehingga asesorisnya menutupi dahi? Ternyata hal ini juga banyak kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Terkadang asesoris yang berlebihan dalam mukena yang terpasang di bagian muka, menghalangi jidat menempel di alas shalat ketika sujud. Hal ini dapat menyebabkan shalat wanita tersebut tidak sah.
Karenanya wanita diharapkan berhati-hati ketika memilih mukena untuk salat. Karena dengan mukena yang menutupi dahi, maka sujud tersebut tidak sah karena tidak langsung menyentuh tempat salat. Jika sujud tidak sah, otomatis salatnya juga tidak diterima.
Imam Taqiyuddin Asy-Syafi’I dalam Kifayatul Akhyar memberi penjelasan mengenai masalah tersebut, “Ketika seseorang bersujud dengan dahi dan hidung tidak menempel ke tanah (alas shalat) maka tidak sah, atau bersujud diatas serban (yang merupkan bagian dari busana) maupun lengan baju yang sedang ia pakai juga dianggap tidak sah, karena kesemuanya itu menempel dengan badan.”
Dengan artian apa saja yang sedang dipakai seseorang dalam shalat seperti mukena, serban, peci dan lain-lain yang menghalangi dahi maupun telapak tangan menempel ke alas shalat ketika bersujud maka tidak sah.
Sementara dengan sajadah atau serban yang sengaja digunakan sebagai alas sujud, tidak mengapa dipergunakan, karena tidak termasuk dalam sesuatu yang dipakai yang tidak mengikuti gerakan dalam shalat sebagai mukena.
Semoga bermanfaat…jangan lupa bagikan info ini ya….
Selain menjadi rukun salat, sujud juga memiliki manfaat menakjubkan jika dikaji dari segi medis. Posisi ini menyebabkan darah akan kaya oksigen dan bisa mengalir maksimal ke otak, sehingga berpengaruh terhadap daya pikir seseorang.
Seperti gerakan salat lainnya, bersujud juga memiliki aturan tersendiri. Jika salah dalam gerakannya maka akan menyebabkan batal dan tidak sah nya salat seseorang. Lantas seperti apa sujud yang benar dan sujud yang membatalkan salat? Berikut ulasannya.
Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘anhu pernah mengatakan: Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam diperintahkan untuk melakukan sujud dengan bertumpu pada 7 anggota badan. (HR. Bukhari dan Muslim).
Selain riwayat tersebut, hadist riwayat Bukhari dari Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda:
“Aku diperintahkan untuk bersujud dengan bertumpu pada tujuh anggota badan: dahi dan beliau berisyarat dengan menyentuhkan tangan ke hidung beliau, dua telapak tangan, dua lutut, dan ujung-ujung dua kaki…” (HR. Bukhari dan Muslim).
Dari keterangan di atas terdapat tujuh anggota tubuh yang terlibat saat seseorang melaksanakan sujud. Anggota tubuh tersebut antara lain, dahi dan mencakup hidung, dua telapak tangan, lutut dan dua ujung kaki.
Sujud yang salah mungkin sering dilakukan seorang muslim ketika salat. Hal ini terjadi karena ketidaktahuan dan membutuhkan pencerahan.
Tidak dipungkiri bahwa dalam salat ada orang-orang yang hanya menempelkan dahinya saja ke tanah atau lantai ketika bersujud. Cara tersebut salah karena Nabi Muhammad SAW mengajarkan umatnya untuk menempelkan dahi dan hidung ketika sujud. Hal ini berdasarkan dua hadist Rasulullah SAW berikut.
“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menempelkan dahi dan hidungnya ke lantai…” (HR. Abu Daud, Turmudzi dan dishahihkan Al Albani dalam Sifat Shalat, Hal. 141)
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak ada shalat bagi orang yang tidak menempelkan hidungnya ke tanah, sebagaimana dia menempelkan dahinya ke tanah.” (HR. Ad Daruqutni dan At Thabrani dan dishahihkan Al Albani dalam Sifat Shalat, Hal. 142).
An-Nawawi mengatakan, “Untuk anggota sujud dua tangan, dua lutut, dan dua ujung kaki, apakah wajib sujud dengan menempelkan kedua anggota badan yang berpasangan itu? Ada dua pendapat Imam ‘alaihis salam-Syafii. Pendapat pertama, tidak wajib. Namun sunah muakkad (yang ditekankan). Pendapat kedua, hukumya wajib. Dan ini pendapat yang benar, dan yang dinilai kuat oleh as-Syafi’i Rahimahullah. Karena itu, jika ada salah satu anggota sujud yang tidak ditempelkan, shalatnya tidak sah.” (al-Majmu’, 4/208).
Sementara itu Dr. Sholeh al-Fauzan menjelaskan dua rincian untuk orang dalam bersujud. Jika seseorang tidak menempelkan tujuh anggota tubuhnya karena udzur yang menghalanginya, maka tidak ada masalah baginya untuk melakukan sujud dengan bertumpu pada anggota sujud yang bisa dia letakkan di tanah. Sedangkan anggota sujud yang tidak mampu dia letakkan, menjadi udzur baginya.
Akan tetapi ini tidak berlaku terhadap orang-orang yang masih sehat dan tanpa ada udzur yang diizinkan syariat, jika tidak meletakkan 7 anggota sujudnya, maka shalatnya tidak sah. Karena dia mengurangi salah satu rukun shalat, yaitu sujud di atas 7 anggota sujud.
Lalu bagaimana dengan wanita yang memakai mukena sehingga asesorisnya menutupi dahi? Ternyata hal ini juga banyak kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Terkadang asesoris yang berlebihan dalam mukena yang terpasang di bagian muka, menghalangi jidat menempel di alas shalat ketika sujud. Hal ini dapat menyebabkan shalat wanita tersebut tidak sah.
Karenanya wanita diharapkan berhati-hati ketika memilih mukena untuk salat. Karena dengan mukena yang menutupi dahi, maka sujud tersebut tidak sah karena tidak langsung menyentuh tempat salat. Jika sujud tidak sah, otomatis salatnya juga tidak diterima.
Imam Taqiyuddin Asy-Syafi’I dalam Kifayatul Akhyar memberi penjelasan mengenai masalah tersebut, “Ketika seseorang bersujud dengan dahi dan hidung tidak menempel ke tanah (alas shalat) maka tidak sah, atau bersujud diatas serban (yang merupkan bagian dari busana) maupun lengan baju yang sedang ia pakai juga dianggap tidak sah, karena kesemuanya itu menempel dengan badan.”
Dengan artian apa saja yang sedang dipakai seseorang dalam shalat seperti mukena, serban, peci dan lain-lain yang menghalangi dahi maupun telapak tangan menempel ke alas shalat ketika bersujud maka tidak sah.
Sementara dengan sajadah atau serban yang sengaja digunakan sebagai alas sujud, tidak mengapa dipergunakan, karena tidak termasuk dalam sesuatu yang dipakai yang tidak mengikuti gerakan dalam shalat sebagai mukena.
Semoga bermanfaat…jangan lupa bagikan info ini ya….
Yuk Di Coba Bun !!! Resepi Agar-agar Lapis Gula Merah / Gula Melaka
Bahan A
- 25gm serbuk agar-agar
- 1500ml air
- 300gm gula merah / gula melaka
- 50gm gula pasir
- 1 helai daun pandan
Bahan B (Agar Santan)
- 25gm serbuk agar-agar
- 1500ml air
- 250gm gula
- 100gm serbuk santan (2 pkt 50gm)
- 1 helai daun pandan
Loyang 10" (basahkan dahulu)
Cara-cara :
- Satukan bahan A dan masak hingga mendidih. Keluarkan daun pandan, Tapis, kacau biar suam sedikit.
- Satukan bahan B dan masak hingga mendidih. Keluarkan daun pandan, kacau biar suam sedikit.
- Tuang 350ml agar-agar santan ke dalam loyang dan biar hingga hampir beku.
- Kemudian tuang 350ml agar-agar gula merah dan tuang ke atas agar-agar santan tadi.
- Ulangi lapisan santan dan gula merah berselang seli hingga habis.
*** Sentiasa panaskan agar-agar setiap kali hendak menuangkannya supaya lapisannya tidak terpisah. cakar sedikit permukaan agar-agar sekiranya telah beku sebelum menuangkan lapisan agar yang seterusnya.
[resepmasakandapurindonesia]
Info Buat Pasutri : Inilah 14 Resep Obat Kuat Alami Agar Bercinta Lebih Dahsyat dan Hebat - Share Ya!!!
Sejak lama ramuan telur dan madu menjadi sangat dipercaya khasiatnya. Bahkan kebanyakan ramuan ini sering kali dianjurkan untuk dikonsumsi pengantin baru. Karena diketahui dapat meningkatkan libido saat bercinta.
Libido yang meningkat dengan optimal tentunya sangat menetukan suksesnya kegiatan bercinta. Untuk itu ramuan khusus yang menyehatkan perlu dikonsumsi, seperti telur yang bercampur dengan madu. Keduanya mengandung nutrisi baik untuk memproduksi hormon seksual.
Telur diketahui mengandung sejumlah vitamin B5 dan vitamin B6 yang dapat mengatur suasana hati juga menyeimbangkan kadar hormon. Saat itulah tubuh yang rileks dapat membuat lebih fokus selama kegiatan bercinta. Selain itu kandungan vitamin A dalam telur juga dapat menjaga kesehatan alat kelamin dan kulit.
Sedangkan madu memiliki rasa yang manis lembut. Karena itulah sering digunakan untuk penambah rasa manis pada makanan ataupun minuman. Pada ramuan ini madu juga dicampur dengan telur di dalam gelas. Madu yang mengandung vitamin B juga dapat meningkatkan produksi hormon.
Seperti yang dilansir Sixwise, madu juga mengandung unsur nutrisi yaitu boron untuk mengontrol hormon yang penting untuk meningkatkan gairah saat bercinta. Ramuan ini tak hanya bisa dikonsumsi pria, wanita juga bisa mengkonsumsinya beberapa saat sebelum kegiatan seksual dimulai.
(detikfood)
Referensi racikan obat kuat herbal lainya adalah:
Resep 1:
Resep Obat Kuat Pria Tradisional Sederhana 100 % Herbal Alami tanpa efek samping, bisa tahan lama tanpa ejakulasi dini dengan tambahan tenaga Resep Jamu Tradisional dari resep leluhur nenek moyang Indonesia.
Bahan:
5 biji bawang putih.
1 butir telur ayam kampung.
Madu murni 1 sendok makan.
Cara Membuat Obat Kuat Pria Perkasa Sendiri:
Bawang dikupas, lalu dihaluskan.
Telur diambil kuningnya saja, lalu dikocok bersama madu dan tambahkan tumbukan bawang putih tadi, aduk sampai rata.
Pemakaian :
Diminum secara rutin sebelum bersetubuh membuat Anda Gaga Perkasa.Resep2:
Bahan-bahan terdiri dari 3 Butir biji kakao, 1 butir telur ayam kampung, garam secukupnya, 7 butir merica (setengah sendok teh merica serbuk asli), Jahe merah dua jari, lengkuas merah 2 jari (jika tidak memiliki lengkuas merah dan jahe merah, anda bisa menggunakan jahe atau lengkuas putih), Gula jawa atau gula aren secukupnya.
Cara Membuat: Biji Kakao di sangrai kemudian di tumbuk dengan jahe merah, lengkuas merah, 7 butir merica. setelah ditumbuk rebus bahan yang telah di tumbuk dalam 300 cc air, sementara itu siapkan gula aren dan garam secukupnya kedalam gelas. setelah bahan yang di rebus mendidih, dan airnya tinggal 200 cc , angkat dan masukan kedalam gelas, yang berisi gula tersebut sambil disaring, kemudian telur ayam kampung di ambil kuning-nya saja masukan kedalam gelas dan aduk hingga rata. (jika ada madu asli tambahkan 3 sendok) setelah agak dingin minum ramuan tersebut 1 jam sebelum beraktivitas.
Resep 3:
Siapkan 2 butir telur ayam kampung (jika ada sangat disarankan telur bebek atau itik), 3 sendok makan madu asli, 3 sendok makan susu kaleng, 2 jari lengkuas merah, 2 buah sawo mentah, 2 sendok air tape (jika anda bukan muslim dan sulit mendapatkan air tape bisa menambahkan, 2 sendok makan wain).
Cara membuat: Sawo mentah di cuci dengan cara menyikat ( jika anda beli dipasar tradisional buah sawo mentah bisanya sudah di bersihkan), dibuang bijinya. kemudian buah sawo di blender atau diparut setelah itu peras dan saring ambil airnya saja.
Air perasan Sawo mentah dimasukkan kedalam gelas, tambahkan madu 3 sendok makan madu dan susu kaleng, masukan 2 sendok air tapai (atau 2 sendok wain, ingat muslim dilarang memakai wain) aduk hingga merata, setelah itu masukan kuning telur ayam kampung atau telur bebek, dan aduk lagi sampai rata. Minum Obat Kuat tradisional tahan lama ini 1 jam sebelum bertempur.
Resep 4:
Siapkan 1 buah pinang Muda, 3 biji kopi asli (anda bisa mengganti dengan 1/2 sendok teh, Serbuk nescaffe hitam), 2 jari Lengkuas merah, 3 sendok madu asli, 2 siung bawang putih, 1 butir telur ayam kampung (jika ada sangat disarankan telur bebek atau itik).
Cara membuat: biji kopi disangrai (goreng tanpa minyak) namun bila anda tidak mau repot bisa diganti dengan serbuk Nescaffe hitam, Buah pinang muda (bahasa jawa: buah jambe Muda), 2 jari Lengkuas merah, 2 siung bawang putih ditumbuk jadi satu kemudian di peras ambil airnya, masukan air perasan tadi kedalam gelas dan masukan 3 sendok madu asli, telur ayam kampung atau itik di ambil kuning-nya saja, kemudian aduk ramuan tadi hingga merata. Sebaiknya ramuan ini di minum 1 jam sebelum pertandingan.
Resep 5:
Siapkan 5 butir Telur ayam kampung,
3 buah jeruk nipis,
3 ruas lengkuas merah,
3 ruas jahe emprit (bukan jahe gajah),
7 sendok makan madu asli,
9 Butir Merica bolong (merica biasa bisa juga, jika kesulitan mendapat merica bolong),
11 biji kopi yang sudah di sangrai (goreng Tanpa Minyak),
1 butir buah pinang.
Untuk Jahe dan lengkuas parut kemudian diperas untuk memperoleh airnya, jeruk nipis juga di peras ambil airnya. Kemudian untuk Merica, biji kopi, buah pinang, ditumbuk sampai halus. setelah bahan semua siap disatuakan antara air perasan jahe,lengkuas, jeruk nipis serbuk tumbukn dimasukan kedalam wadah. pecahkan 5 butir telur tanpa membuang putihnya, masukan 7 sendok madu asli lanjutkan dengan mengocok semua bahan hingga menyatu. setelah semua bahan sudah tercampur jadi satu kemudian jemur hingga bahan tadi menjadi berwarna kecoklatan seperti dodol.
Langkah berikutnya terserah anda, mau dijadikan berapa butir ramuan tersebut, intinya ramuan tadi untuk dihabisakan dalam waktu 7 hari atau seminggu. Mungkin dalam waktu 3 hari setelah konsumsi rutin, anda sudah bisa merasakan khasiat obat kuat tersebut.
Disarankan untuk membuatnya 2 minggu sekali. Racikan ramuan minuman tersebut masih menggunakan lengkuas, jahe dan gula jawa. Cara membuatnya sekali minum 1 ruas jahe dan 1 ruas lengkuas merah parut kemudian rebus dengan 300cc air sampai mendidih tambahkan gula jawa secukupnya. setelah dingin saring dan minum.
Resep 6:
Madu Arab
Resep 6:
Madu Arab
Sudah lama madu Arab memiliki reputasi sebagai salah satu suplemen peningkat gairah seksual. Berikut resepnya:
Bahan :
· 1 sendok makan madu Arab
· 1 sendok makan minyak samin
· 1 sendok teh merica
· 2 butir telur ayam kampung
· Daun kucai secukupnya
Cara Membuat:
· Daun kucai dirajang halus
· Haluskan merica
· Campur semua bahan dalam satu wadah. Kocok agar bercampur rata.
· Digoreng seperti membuat telur dadar.
Pemakaian:
Konsumsi menu ini tiga hari sekali.
Resep 7:
Adonkan campuran sekitar 30 butir Merica (Piper nigrum L) atau lada hitam yang telah ditumbuk halus, dengan biji dari 2 tangkai Petai Cina (Leucaena Leucocephala/Lmk) kering yang telah dihaluskan. Lalu diaduk dengan dua butir Telur (kuningnya) Ayam Kampung ditambah 1 sendok makan Madu Asli. Adonan ini sangat dianjurkan untuk diminum oleh pria yang intensitas permainan seksnya cukup tinggi.
Atau:
Adonan sekitar 30 gram Merica yang dihaluskan, 1 sendok makan halusan Petai Cina/Lamtoro, dua butir (kuning) Telur Ayam Kampung dan 1 sendok makan Madu Asli. Ramuan ini dapat membuat pria senantiasa jantan perkasa dalam berhubungan seks, jika diminum setiap pagi.
Resep 8:
Haluskan 10 gram Bawang Putih, 10 gram Adas (Foeniculum Vulgare Mill), 20 gram Lada Hitam atau Merica, 20 gram Pulosari. Halusan dicampur hingga merata lalu ditirisi air panas secukupnya. Kemudian diaduk dengan 2 butir (kuning) Telur Ayam Kampung dan 10 gram Madu Asli. Resep ini jika diminum secara rutin setiap pagi atau pada malam hari sebelum tidur, akan menambah kekuatan, bahkan dapat menghidupkan gairah pria yang lemes sekalipun.
Resep 9:
Adonan 1 sendok makan perasan air Kunyit (Curcuma Domestica Val) dengan setengah sendok makan air Jeruk Nipis (Citrus Aurantifolia/Swingle), ditambah 1 butir Telur (kuningnya) Ayam Kampung dan 1 sendok makan Madu Asli. Jika resep ini diminum secara rutin setiap hari.
Resep 10:
Bahannya terdiri dari 2 butir telur bebek diambil kuningnya saja, dibubuhi sedikit perasan jeruk purut, dicampur dengan irisan gula merah (gula aren), lalu diaduk rata dan diminum. Lakukanlah setiap hari, satu kali diwaktu pagi.
Resep 11:
Bahan:
Konsumsi resep ini setiap pagi setiap hari, selama satu minggu saja.
Resep 12:
Jamu ini bisa di pakai untuk menyembuhkan orang lemah sahwat dan bisa digunakan untuk memperkuat lelaki bila melakukan percintaan dengan istrinya, serta bisa menyembuhkan sakit pinggang, pegal linu, penghilang capek habis kerja.
Bahan :
1. Jahe kira-kira 1 Ons (diparut diambil airnya),
2. Telur ayam kampung 1 butir (dikocok),
3. Jeruk nipis 1 biji (di ambil airnya),
4. Kecap 1 sendok makan,
5. Kopi bubuk asli 1 sendok makan,
6. Madu tawon 1 sendok makan,
7. Merica 7 butir (di tumbuk halus),
Cara Membuat:
Ketujuh bahan diatas di campur sampai betul-betul tercampur.
Pemakaian:
Di minum sebelum melakukan percintaan, atau sebelum tidur.
Resep 13:
Bahan:
Daun jinten 7 lembar.
Cara Membuat:
Daun jinten dicuci bersih kemudian dimakan sebagai lalapan.
Pemakaian:
Lakukan secara teratur setiap hari.
Resep 14:
Bahan:
Cuci hingga bersih wortel beserta kulitnya dan daun wortel. Kemudian blender sampai halus, tambahkan minyak zaitun, lalu blender lagi. Peras, tambahkan madu.
Pemakaian:
Minum ramuan wortel 2 x 1 hari, agar lebih kuat lakukan secara rutin.
Bahan :
· 1 sendok makan madu Arab
· 1 sendok makan minyak samin
· 1 sendok teh merica
· 2 butir telur ayam kampung
· Daun kucai secukupnya
Cara Membuat:
· Daun kucai dirajang halus
· Haluskan merica
· Campur semua bahan dalam satu wadah. Kocok agar bercampur rata.
· Digoreng seperti membuat telur dadar.
Pemakaian:
Konsumsi menu ini tiga hari sekali.
Resep 7:
Adonkan campuran sekitar 30 butir Merica (Piper nigrum L) atau lada hitam yang telah ditumbuk halus, dengan biji dari 2 tangkai Petai Cina (Leucaena Leucocephala/Lmk) kering yang telah dihaluskan. Lalu diaduk dengan dua butir Telur (kuningnya) Ayam Kampung ditambah 1 sendok makan Madu Asli. Adonan ini sangat dianjurkan untuk diminum oleh pria yang intensitas permainan seksnya cukup tinggi.
Atau:
Adonan sekitar 30 gram Merica yang dihaluskan, 1 sendok makan halusan Petai Cina/Lamtoro, dua butir (kuning) Telur Ayam Kampung dan 1 sendok makan Madu Asli. Ramuan ini dapat membuat pria senantiasa jantan perkasa dalam berhubungan seks, jika diminum setiap pagi.
Resep 8:
Haluskan 10 gram Bawang Putih, 10 gram Adas (Foeniculum Vulgare Mill), 20 gram Lada Hitam atau Merica, 20 gram Pulosari. Halusan dicampur hingga merata lalu ditirisi air panas secukupnya. Kemudian diaduk dengan 2 butir (kuning) Telur Ayam Kampung dan 10 gram Madu Asli. Resep ini jika diminum secara rutin setiap pagi atau pada malam hari sebelum tidur, akan menambah kekuatan, bahkan dapat menghidupkan gairah pria yang lemes sekalipun.
Resep 9:
Adonan 1 sendok makan perasan air Kunyit (Curcuma Domestica Val) dengan setengah sendok makan air Jeruk Nipis (Citrus Aurantifolia/Swingle), ditambah 1 butir Telur (kuningnya) Ayam Kampung dan 1 sendok makan Madu Asli. Jika resep ini diminum secara rutin setiap hari.
Resep 10:
Bahannya terdiri dari 2 butir telur bebek diambil kuningnya saja, dibubuhi sedikit perasan jeruk purut, dicampur dengan irisan gula merah (gula aren), lalu diaduk rata dan diminum. Lakukanlah setiap hari, satu kali diwaktu pagi.
Resep 11:
Bahan:
- Tiga butir ayam kampung,diambil kuningnya saja,
- 3 siung bawang merah dan putih yang sedang besarnya,
- Bawang merah dan putih ditumbuk hingga halus,kemudian dicampur sedikit air biar mudah memerasnya,
- Kemudian campurkan dengan kuning telur tadi dan aduk yang rata,
- Taruh digelas plastik yang tahan panas,lalu kukus setengah matang.
Konsumsi resep ini setiap pagi setiap hari, selama satu minggu saja.
Resep 12:
Jamu ini bisa di pakai untuk menyembuhkan orang lemah sahwat dan bisa digunakan untuk memperkuat lelaki bila melakukan percintaan dengan istrinya, serta bisa menyembuhkan sakit pinggang, pegal linu, penghilang capek habis kerja.
Bahan :
1. Jahe kira-kira 1 Ons (diparut diambil airnya),
2. Telur ayam kampung 1 butir (dikocok),
3. Jeruk nipis 1 biji (di ambil airnya),
4. Kecap 1 sendok makan,
5. Kopi bubuk asli 1 sendok makan,
6. Madu tawon 1 sendok makan,
7. Merica 7 butir (di tumbuk halus),
Cara Membuat:
Ketujuh bahan diatas di campur sampai betul-betul tercampur.
Pemakaian:
Di minum sebelum melakukan percintaan, atau sebelum tidur.
Resep 13:
Bahan:
Daun jinten 7 lembar.
Cara Membuat:
Daun jinten dicuci bersih kemudian dimakan sebagai lalapan.
Pemakaian:
Lakukan secara teratur setiap hari.
Resep 14:
Bahan:
- Wortel (Daucus carota) 5 buah
- Daun wortel secukupnya
- Minyak zaitun 2 sendok teh
- Madu secukupnya
- Air matang secukupnya.
Cuci hingga bersih wortel beserta kulitnya dan daun wortel. Kemudian blender sampai halus, tambahkan minyak zaitun, lalu blender lagi. Peras, tambahkan madu.
Pemakaian:
Minum ramuan wortel 2 x 1 hari, agar lebih kuat lakukan secara rutin.
Sumber: dari berbagai sumber.
Langganan:
Postingan (Atom)